Saturday, April 16, 2011

Peralatan Belajar Menjahit Busana

Untuk mempelajari sesuatu tidak lepas dari tersedianya kelengkapan sarana dan prasarana yang mendukung kesuksesan belajar. Begitu juga untuk mempelajari keterampilan menjahit, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan lebih dahulu agar proses belajar bisa berjalan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal. Untuk bisa
melakukan pekerjaan menjahit busana, maka diperlukan perlengkapan dan peralatan jahit - menjahit. Di bawah ini adalah beberapa peralatan yang harus ada untuk bisa melakukan proses belajar menjahit busana.

Peralatan menjahit :

1.Mesin jahit.

Melakukan pekerjaan menjahit pada saat ini, sebagian besar sudah dikerjakan dengan menggunakan mesin jahit. Baik mesin jahit klasik yang masih menggunakan pedal kaki, maupun mesin jahit portable yang sudah menggunakan listrik. Ada banyak sekali merk dan jenis mesin jahit yang beredar di pasaran yang bisa dipakai untuk kebutuhan menjahit busana. Mesin jahit pedal yang ada di pasaran biasanya ber-merk Butterfly dan Standards, sedangkan untuk yang portable banyak sekali merk seperti Juki, Janome, Yamata, Typical dan lain-lain. Bisa kita pilih sesuai dengan budget yang kita miliki.
2.Gunting.
Untuk memotong bahan atau kain yang akan kita buat sebagai busana, kita harus memiliki gunting khusus kain dengan kualitas logam baja yang bagus, dan untuk menjaga keawetan dan ketajamannya usahakan memakainya hanya untuk memotong kain saja. Sedangkan untuk pekerjaan merapikan dan memotong benang usahakan menyediakan gunting lain.
3.Dedelan (Seam Reaper).
Alat dedelan ini sangat berperan ketika digunakan untuk mendedel jahitan atau setikan yang salah secara mudah dan aman. Alat ini sangat praktis digunakan, bahkan saya sendiri selalu menyiapkan alat dedelan ini di samping saya ketika melakukan pekerjaan menjahit di rumah.
4.Penggaris.
Bisa menggunakan penggaris mika, tapi untuk lebih baiknya kita pakai penggaris dari logam. Tujuannya agar tidak mudah rusak. Penggaris digunakan untuk menggambar pola busana yang akan kita jahit sesuai dengan ukuran.
5.Pita ukur.
Adalah alat ukur berupa meteran berbentuk pita, dengan panjang biasanya 150 cm. Digunakan untuk melakukan pengukuran busana pada orangnya, karena bisa mengikuti bentuk lekuk tubuh yang kita ukur. Usahakan memiliki pita ukur yang tidak mudah mulur, agar pengukuran yang kita lakukan selalu akurat, dan busana yang kita jahit sesuai dengan permintaan.

Kelima item di atas mungkin sudah mencukupi untuk menunjang proses belajar keterampilan menjahit.Sebenarnya masih banyak peralatan menjahit yang belum saya sebutkan, tapi untuk sementara sebagai tahap awal pembelajaran keterampilan menjahit kelima peralatan di atas sudah mencukupi. Apabila ada kekurangan masih bisa kita ganti dengan alat seadanya, yang penting bisa digunakan. Hal ini bertujuan untuk menghemat biaya belajar. Sedangkan untuk kelengkapan menjahit, nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan model busana yang akan dibuat. Untuk praktek menjahit pertama kali carilah bahan kain dari kain perca, pakaian bekas yang sudah tidak dipakai, atau jika memungkinkan kita beli kain kiloan yang harganya relatif murah. Usahakan jangan menggunakan kain kaos, karena kain kaos biasanya relatif sulit dijahit dengan menggunakan mesin jahit biasa.
Nah, itu tadi beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum kita mulai belajar menjahit. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment